Senin, 29 Oktober 2018

curahan hati seorang jomblo kala itu...


14 desember 2013

Hari ini malam minggu yang biasa dari malem-malem sebelumnya. Maklum jomblo yang ga peka dan suka cuek sendiri. Tapi prinsipku aku tidak mau pacaran sebelum halal dan jelas jodohku itu *aseegh. Kata orang, prinsip yang sudah dijalankan jangan sampe setengah-setengah ngejalaninnya. Walhasil, yah ini aku sekarang yang masih ingin menikmati kebebasan yang sedang aku lakukan dengan sesuka hati aku ini.

Tapi sometimes aku kangen dengan suasana yang berbeda dari biasanya. Aku ingin dekat dengan keluarga dan bisa sharing apapun kepada mereka. Yaah emang paling the best itu dekat keluarga dan di rumah tercinta J.

Aku hampa. Aku sedang tidak merasakan apapun. Aku telah mati. Tapi aku harus bangkit. Demi masa depanku yang cerah dan indah yang telah terlukiskan untukku dari Sang Maha Pencipta ;)




Pengalamanku waktu jadi Pengawas UN anak SMA di Jawa Barat


14 april 2013

Pukul 05.00. waktunya bangun seluruh anak asrama di kampusku ini. Pagi ini aku bangun dari tidurku. Aku bangun dan diam sejenak seperti biasa.. mengumpulkan nyawa yang sedang ilang satu persatu dari tubuhku ini. Aku bangun kemudian aku sholat shubuh dan langsung al-ma’tsuratan bareng dengan anak-anak asrama laiinyya seperti sedia kala. Setelahnya. Aku tertidur setelah al-ma’tsuratan setengahnya. Huff. Lagi-lagi kebiasaan burukku. Tidur dn tidur. Hehehe..
Pukul 7.30. aku mendapat sms bahwa aku harus menemui ka ju’ih di masjid yarmuk. Langsunglah sya bergegas mandi. Dikarenakan hari itu aku harus bergegas ke sekolah untuk menjadi tim independent di daerah tangerang. Stelah berbincang panjang dengan kaka ju’ih. Sayapun kembali ke asram. Hari itupun di kampus saya ada event gebyar muslimah dan hari itu adalah lombanya. Permentoringpun mempersiapkan salah satu anggotanya untuk mengikuti lomba tersebut. Dan mentoring aku yag sebenarnya jadi modelnya adalah RIa, tapi, dia masih setengah hati untuk menjalaninya. Walhasil. Akulah yang jadi model peragaan busana daur ulang show-show-show. Hehe. Dengan penuh percaya diri sekaligus gugup. Akupun mengikuti peragaan busana tersebut.
Seperti layaknya cerita Cinderella. Jam 12 teng! (bedanya ini di siang bolong, hehe :D) Akupun di melepaskan gaun busana daur ulang tersebut. Karena sang pangeran alias para ikhwan yang barengan sama aku ke tangerang. Menunggu.Awalnya aku canggung dengan ka imron, karena ia baru dan akupun baru tau ternyata dia anak Balikpapan. Hedeeh..
Kamipun menyetop angkot, ke parung. Mencari bus ke kebon nanas. Dan menaikinya. Setelah sampe di kebon nanas, kamipun menaiki bus selanjutnya menuju balaraja. Kami bertanya ke pada orang di dalam bus tersebut di mana MAN Balaraja, tempat kami bertemu sang coordinator pengawas independent. Alhamdullillahnya, kami tak nyasar, berkat aku bertanya pada pedagang asongan di dalam bus. Sesuatuu bedts daahh :D
Sesampainya, kami bertemu pihak sekolah, lalu kamipun berkenalan. Dan bertanya system kami menginap. Dan finally, kami para akhwat untuk sementara selama 4 hari di rumah ibu ade. Ibu guru/staff yang berkerja di sekolah tersebut. Dan para ikhwannya yang miris, mereka tidur di musolla masjid sekolahan. Tapi kata mereka, mereka biasa saja. Karena mereka adalah anak-anak beasiswa kader surau.. -___-a . kami (para akhwat) di anter ke rumah ibu ade tersebut. Dan beres-beres, lalu tiduuur.. dan tepaar



15 April 2013 
Hari ini, hari pertama aku mengawasi sekolah yang mau kami awasi. Kami pun bangun pagi sekitar jam 4-an. Lalu akupun smpat-sempatnya ngeTwit dulu di twit *yaeyalaah di hari ini, aku semangat dalam menjalani tugas pertamaku.. kami sedikit gugup, tapi itu biasalaah
Jam stengah 6 breafing, dan langsung bergegas ke sekolah2 masing2.



Minggu, 30 September 2018

Ceritaku waktu ikut lomba hijab fest saat Kuliah~


Biodata

Nama                                      
: Shabrina Manarul Firdaus

Alamat                                    
: Jalan parung kulon kelurahan duren mekar kecamatan bojongsari RT.004 RW.06 Nomer 10, Depok, Jawa Barat

TTL                                         
: Balikpapan, 6 April 1995

Status                                       
: Mahasiswa

Email/FB/Twitter/Instagram 
: luminarygreck@rocketmail.com /Shabrina Manarul Firdaus/@shabreenastatik/Shabreenastatik

No. Hp/whatsApp/Pin BB      
: 085247830346 / 76A09371

Kegiatan                 
Mahasiswi di Kampus STEI SEBI, depok. 
Staff Sekretaris Kementrian Kesejahteraan Mahasiswa BEM SEBI

Komentar Aku Tentang Hijab:
Hijab merupakan bagian yang harus dikenakan dalam setiap umat muslim yang terkhusus wanita. Islam sudah jelas mengatur hijab/jilbab tersebut dapat melindungi seorang wanita dari hal-hal yang negative. Diterangkan dalam QS. An-Nur: 31. Disitu sudah jelas bahwa wanita muslimah harus menjaga pandangannya dan menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkannya kecuali yang biasa Nampak dari padanya.

Kisahku awal memakai jilbab waktu Sekolah Dasar, dari kelas 1 SD aku sudah memakai jibab. Yah, karena sekolahku swasta, jadi diwajibkan memakai jilbab. Walaupun pada pulang sekolah aku membukanya karena kepanasan. Aku memakai jilbab secara berlanjut hingga aku Sekolah Menengah Pertama dan Atas. Aku berusaha istiqomah mempertahankan jilbab yang sudah diajarkan orang tua aku dari kecil. Hingga sekarang, aku insya Allah selalu istiqomah.
Description: IMG_5061.JPGHijab menurut pandangan aku adalah hijab yang menutupi aurat kepala hingga dada. Sehingga dada seorang wanita tak diumbar menonjol. Paradigma manusia muslimah sekarang tidak memahami bagaimana cara memakai hijab yang baik dan benar. Emang sudah menutupi, tapi belum syar’i. ini menurut aku yang perlu mengubah pola pikir muslimah di dunia. Saya memiliki kreasi hijab yang syar’I tidak nerawang dan menutupi hingga sampai ke dada seorang muslimah. Seperti berikut:


Hijab ini aku beri nama Shabreenastatik, yang artinya Shabrina Fantastik. Model ini bisa digunakan ketika ada acara/pesta maupun sehari-hari untuk ke kampus atau jalan-jalan. So, model ini sangat fleksibel. ^ ^